Tutorial Upload Website Laravel Ke Shared Hosting Terbaru 2019

 

Cara upload website laravel ke shared hosting terbaru -  Pada artikel kali ini, saya akan share sedikit tutorial cara upload project laravel ke hosting ( Shared Hosting ) . Pada tutorial ini saya menggunakan laravel versi 5.7 atau versi paling baru. Bagaimana caranya ?

Pertama, pastikan anda sudah mempunyai project laravel yang akan anda upload ke hosting. ( Lihat contoh dibawah ) :

Gambar diatas adalah seluruh file dan folder pada framework laravel.  yang perlu anda lakukan adalah blog semua file dan folder tersebut, kecuali folder public. 

Kemudian, compress ke dalam zip master yang nantinya kita upload ke web hosting. 

Setelah anda meng-compress file dan folder project laravel anda, selanjutnya silahkan anda masuk ke cpanel anda. 

Pada halaman cpanel ( lihat gambar diatas ), klik menu "File Manager" , dan pada filemanager anda buat folder baru dengan klik tombol "+folder"

 

Buat folder dengan nama terserah anda 

NOTED : folder yang anda buat berada diluar folder public_html. 

Buka folder yang baru anda buat tadi, dan upload project laravel yang sudah anda kompres dan tunggu hingga proses upload selesai dan silahkan extract. 

Jika proses upload sudah selesai, langkah selanjutnya adalah anda juga harus meng-upload file dan folder yang berada di dalam folder public project laravel anda. ( silahkan kompres terlebih dahulu, caranya sama seperti sebelumnya ). 

Jika sudah anda lakukan, maka anda tinggal meng-upload ke dalam folder public_html atau folder domain anda di dalam folder public_html. 

Dan jika proses upload sudah selesai, maka lakukan cara seperti diatas ketika upload ke dalam folder buatan anda yaitu extract file anda. 

Apakah sudah selesai ? Belum !

Langkah selanjutnya anda perlu merubah sedikit sintak yang anda pada file index.php  (lihat dibawah ):

Pertama, ubah kode dibawah : 

require __DIR__.'/../vendor/autoload.php';

menjadi :

require __DIR__.'/../../namafolder_anda/vendor/autoload.php';

 

Kedua, ubah kode berikutnya pada bagian :

$app = require_once __DIR__.'/../bootstrap/app.php';

menjadi :

$app = require_once __DIR__.'/../../namafolder_anda/bootstrap/app.php';

 

Catatan : sesuaikan nama folder "namafolder_anda" ke nama folder yang anda buat di cpanel anda. 

 

Kemudian, langkah terakhir ubah juga kode :

$kernel = $app->make(Illuminate\Contracts\Http\Kernel::class);

$response = $kernel->handle(
    $request = Illuminate\Http\Request::capture()
);

$response->send();

$kernel->terminate($request, $response);

menjadi :

$kernel = $app->make(Illuminate\Contracts\Http\Kernel::class);

$response = $kernel->handle(
    $request = Illuminate\Http\Request::capture()
);

$app->bind('path.public',function(){
    return  __DIR__;
});
$response->send();

$kernel->terminate($request, $response);

 

Jika semua sudah anda lakukan, sekarang coba buka website laravel pertama anda dengan mengetikan nama domain yang anda pakai. 

 

CATATAN : 

Framework laravel untuk versi 5.x keatas minimal menggunakan PHP  versi 7.x, jadi jangan lupa untuk merubah PHP Version di cPanel anda. 

Top